skip to main | skip to sidebar

Tugas Mata Kuliah Multi Media

Pages

  • Beranda

Kamis, 19 April 2012

Teknologi TV Digital yang Sudah Diimplementasikan di Indonesia

Sebelum kita menelusuk lebih jauh mengenai TV Digital yang sudah diimplementasikan di Indonesia, alangkah lebih baiknya kita dapat mengenal apa sih DVB-T tersebut, baik berikut ulasan singkatnya.
        DVB-T adalah si bungsu dari sistem utama DVB — DVB-C untuk kabel dan DVB-S untuk satelit. Hebatnya lagi, DVB adalah teknologi standar terbuka (open standard) yang berarti pengembangannya secara bisnis bisa sangat luas.
      Uji-coba DVB-T di Indonesia sudah dilakukan oleh TVRI dan RCTI pada Juli-Desember 2006. Kemudian DVB-H, adaptasi DVB-T untuk telepon seluler, memungkinkan siaran MetroTV, SCTV dan TVRI sudah bisa dinikmati di Nokia N92.
      Keunggulan DVB-T adalah gambar jernih, kualitas digital & bebas gangguan cuaca. fleksibel, bisa dibawa kemana saja hanya dengan memindahkan perangkat, tinggal hubungkan kabel STB (Set Top Box, dikenal dengan istilah decoder) ke TV Anda dan kabel antenna TV ke STB (cocok bagi yang sering pindah kos).
        Indonesia memiliki jumlah stasiun radio dan TV terbesar kedua setelah Cina. Negeri ini punya satu TV publik, 10 TV swasta nasional, 70 TV swasta lokal, dua TV kabel, satu TV satelit dan lebih dari 1.800 stasiun radio.

Welcome to the digital world!

Lalu saya akan membandingkan dua brand dari TV Digital berbayar di Indonesia, berikut perbandingannya :
1. Firstmedia

Sebagai penyedia layanan sambungan Internet pita lebar berkecepatan tinggi yang pertama di Indonesia, First Media berada dalam posisi yang strategis untuk memanfaatkan keperluan pertumbuhan tersebut.

Jaringan kabel digital First Media yang kini telah mencapai 500.000 homes passed merupakan peluang captive market tersendiri yang signifikan bagi First Media dalam pertumbuhannya menjadi kekuatan yang terpandang di pasar Internet yang berkembang pesat di Indonesia dewasa ini.

Memasuki tahun 2010, First Media sangat optimistis dalam memandang masa depannya. Lisensi untuk mengoperasikan layanan sambungan Internet nirkabel dengan teknologi mutakhir, WiMax, yang diperoleh First Media pada bulan Nopember 2009, akan memperluas jangkauan pasar First Media tidak hanya secara geografis namun juga secara demografis.
Apa yang ditawarkan oleh WiMax, selain jangkauan yang lebih luas dan ekonomis dibandingkan jaringan kabel, adalah mobilitas.

Dengan penguatan bisnis Internetnya, First Media juga diuntungkan oleh peluang pertumbuhan layanan TV-berbayar HomeCable kepada pelanggan yang tadinya kurang memilki alasan untuk berlangganan. Upaya bundling layanan FastNet dengan layanan HomeCable menjadi paket-paket yang menarik dan terjangkau merupakan daya tarik utama First Media dalam melakukan program pemasaran yang lebh agresif di tahun 2010 dan seterusnya.

Sementara segmen pasar single family home terlayani secara efektif oleh First Media melalui jasa Internet dan TV Berbayar, maka segmen pasar bisnis juga terlayani secara efektif melalui layanan DataComm First Media yang melayani transmisi data bervolume sangat besar 24-jam sehari, tujuh hari seminggu.

2. Nexmedia

Nexmedia adalah Hiburan Praktis Tanpa Parabola, Gaya baru untuk menghibur keluarga Anda dengan penawaran terbaik. Mudah dipasang semudah 1 -2 -3, dan cukup pakai antena TV biasa. Nexmedia menyajikan tayangan pilihan terbaik dan hiburan, edukasi hingga informasi.

Nexmedia merupakan operator televisi berlangganan yang dipersembahkan oleh Grup Emtek, pengelola tayangan hiburan yang telah berpengalaman bertahun-tahun menemani keluarga Indonesia melalui SCTV, Indosiar dan O’Channel.

Nexmedia sangat berbeda dengan televisi berlangganan yang saat ini ada di Indonesia, menggunakan teknologi terkini menjadikan Nexmedia sebagai sarana hiburan yang sangat tepat dan praktis.

Keunggulan Nexmedia :
1. Mudah dipasang Sendiri, bisa dipasang oleh siapa saja semudah memasang perangkat DVD dengan 3 langkah mudah. Bawa pulang Nexmedia dan pasang sendiri, atau daftar sekarang kami akan mengirimkan langsung ke rumah Anda.
2. Bisa dibawa kemana saja, kapan saja. Bisa dipindahkan dari ruangan ke ruangan yang lain bahkan dari rumah ke rumah
3. Cukup menggunakan antena TV biasa, tanpa perlu menggunakan parabola
Saat ini jangkauan Nexmedia dapat dinikmati diwilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (JABODETABEK). Segera kami akan siap melayani kota-kota lainnya di Indonesia.
Segera berlangganan Nexmedia dan nikmati kemudahannya. Untuk berlangganan Nexmedia sangat mudah silahkan hubungi customer care Nexmedia di 021-2935 2600 datangi pameran Nexmedia atau bisa lakukan pendaftaran cepat
 Itulah mungkin yang dapat saya posting mengenai pengertian TV Digital beserta perbandingan penyedia layanan TV Digital berbayar di Indonesia. Wassalam..


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Diposting oleh Irvan Poenja di 16.02 1 komentar Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Senin, 16 April 2012

Perkembangan Movie & Video in Demand di Indonesia Saat Ini dan Dimasa yang Akan Datang

      Postingan kali ini saya akan menjelaskan mengenai  Perkembangan Movie & Video in Demand di Indonesia Saat Ini dan Dimasa yang Akan Datang. Di indonesia sendiri perkembanganya Movie & Video on Demand belum terlalu berkembang, apalagi  di Indonesia masih menjadi sebuah tanda tanya besar. Dengan adanya pelanggan televisi kabel saja tidak terlalu besar. Apalagi dengan konsep VOD yang cenderung mahal dan baru ini. Besarnya angka pembajakan juga menjadi faktor. Jika ada bajakan yang murah, mengapa harus repot-repot membayar mahal. Prinsip seperti ini dianut banyak orang di Indonesia, sehingga konsep ini akan sangat sulit berkembang.

       Secara world-wide, konsep VOD dipercaya akan terus dan terus berkembang. Mulai dari rumah ke rumah hingga hotel mewah akan mulai menggunakan VOD. Respon masyarakat juga sudah semakin besar terhadap konsep ini. Tentu masa depan VOD bisa dikatakan cerah. Terutama di negara maju, tidak untuk negara-negara yang masih berkembang.

        Di Indonesia, masa depan VOD masih sangat belum jelas. Selain untuk sarana edukasi, belum banyak VOD yang beredar di Indonesia saat ini. Lagi-lagi kembali ke lingkungan yang masih belum terbiasa. Kemungkinan berkembangnya teknologi ini tetap ada, tetapi dibutuhkan sebuah gebrakan dari salah satu perusahaan untuk memopulerkan VOD seperti yang dilakukan Astro dengan Liga Inggrisnya pada kasus Pay TV.

      VOD adalah sebuah konsep menarik yang mengusung sesuatu yang sejak dulu diinginkan manusia. Kebebasan. Di sini kebebasan menjadi sebuah pilihan. Jika kita mau membayar lebih, maka kebebasan itu akan bisa kita nikmati. Pada awalnya terlihat VOD nyaris sama dengan DVD atau VCD yang beredar. Namun terdapat perbedaan yang mendasar, DVD/VCD hanya menyediakan apa yang pembuatnya inginkan. Sedangkan VOD, keinginan kitalah yang terus didengarkan. Semua akan kembali pada kita, apa yang kita mau bisa kita dapatkan.

Dan semoga VOD bisa lebih berkembang di Indonesia, demi kemajuan teknologi di negara ini, dan menjadikan VOD lebih bermanfaat bagi seluruh masyarakat yang menggunakanya. Sekian postingan dari saya.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Diposting oleh Irvan Poenja di 22.24 1 komentar Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Kelebihan dari Konsep Movie & Video on Demand System on Web

      Saat ini, kita menonton program TV dan film secara pasif, kita tidak dapat berinteraksi dengan program dan tidak dapat mengontrol waktu ketika kita ingin menonton program TV. Layanan video berdasarkan permintaan (Video on Demand atau disingkat VoD) telah dan sedang dikembangkan untuk memenuhi keterbatasan-keterbatasan tadi dan menyediakan kelebihan yang lain. Pada VoD, sejumlah koleksi film disimpan pada server video. Pengguna (user) atau klien (client) mengakses video melalui jaringan. Beberapa kelebihan VoD adalah :
  • Kita tidak harus meninggalkan rumah untuk menonton film kesukaan kita. Karena TV kita terhubung ke server video melalui jaringan. Semua yang kita perlukan hanya memutar sebuah nomer dan memilih video pada menu yang disediakan secara user-friendly pada layar TV kita.
  • Karena server video dipusatkan dan menyediakan layanan kepada sebuah populasi yang cukup luas, maka koleksi mereka juga luas dan terbaru (update). Jika satu server video tidak memiliki video yang kita inginkan, ia akan membawa kita ke server lain. Secara teori, kita dapat menonton apa yang kita inginkan tanpa meninggalkan rumah. Juga banyak pengguna dapat menonton secara bersamaan sebuah video tanpa pengguna mengetahuinya. Sehingga tidak ada lagi masalah seperti “Maaf, video yang Anda cari sedang dipinjam atau keluar”.
  • Kita dapat menonton video kesukaan kita kapanpun kita mau.
  • Kita dapat memberhentikan sesaat (pause) dan mempercepat (fast-forward) dan mundur (backward). 
  • Kita bisa juga mencari sebuah scene tertentu.
  • Kita memiliki kualitas jaminan yang tinggi karena video disimpan secara digital. kualitas tidak akan menurun sejalan dengan peningkatan yang menonton video.
       Perlu dicatat bahwa hal diatas menjelaskan kelebihan dari sistem VoD yang sesungguhnya. Sistem lain, yang mendekati VoD, tidak memperkenankan interaksi. Karena potensi pasar yang sangat besar, banyak perusahaan dan organisasi sedang melakukan penelitian, percobaan dan mencoba sistem VoD ini.

Sekian postingan dari saya:)

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Diposting oleh Irvan Poenja di 22.20 0 komentar Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Standar Format Video

Pada postingan kali ini, saya akan menjelaskan mengenai Standar Format Video, berikut penjelasannya :

1. Matroska 

       Matroska format multimedia gratis (open source format). Format ini, dengan ekstensi file dari '. Mkv', didasarkan pada EBML (Extensible Binary Meta Language), yang memungkinkan perubahan harus dilakukan dengan mudah jika perlu, tanpa melanggar mendukung file lama. Inilah sebabnya mengapa dikatakan bahwa "Matroska dirancang dengan masa depan dalam pikiran".
Matroska bukanlah video codec seperti yang sering berpikir untuk menjadi, tetapi sebuah wadah, atau sebuah amplop yang dapat menampung banyak codec yang berbeda pada waktu yang sama. Sesuai namanya (Rusia boneka berbentuk telur yang terkandung dalam satu sama lain) Matroska dapat berisi video (DivX, Xvid, RV9, dll), suara (MP3, MP2, Ogg, AC3, AAC, DTS, PCM), serta sub judul (SRT, ASS, SSA, USF, dll) di file yang sama. Tujuan pengembangan Matroska adalah untuk memberikan yang fleksibel dan lintas-platform alternatif ke AVI, ASF, MP4, MPG, MOV, dan RM. Fitur utamanya termasuk cepat mencari, pemulihan kesalahan tinggi, modularly diperpanjang, dipilih subjudul dan audio stream, bab entri, menu, dan streamable melalui internet. An example of a Matroska file is a complete video file that includes a video stream and an audio stream, as well as subtitles and a menu system. Contoh sebuah file Matroska file video yang lengkap yang meliputi aliran video dan audio streaming, serta sub judul dan sistem menu.


2. 3GP

    3GP adalah kependekan dari Third Generation Partnership Projec, yaitu format standar multimedia yang khusus dikembangkan untuk digunakan pada handphone. Resolusi video yang dihasilkan format ini biasanya kecil yaitu hanya setara VGA (640 x 480) saja. Tapi untuk di tampilkan di komputer kurang baik selain suara kecil dan resolusi gambar juga kecil, tapi mempunyai kelebihan dengan ukuran file yang kecil, yang bisa digunakan di mobile phones.

3.  AVI

     AVI (Audio Video Interleave) format yang dikenalkan tahun 1992 oleh Microsoft yang merupakan bagian dari format Videonya Microsoft. Dalam format AVI memiliki file Audio dan Video dalam satu kesatuan.File AVI menyimpan data audio dan video pada struktur interleaved. File ini hanya berupa kontainer- dan data audio video dapat dikompres menggunakan berbagai codec. Kualitas dan kapasitas tergantung pada codec dan secara khusus codec yang digunakan adalah MPEG, Divx atau WMV.

4.  3ivx 

    3ivx bukan merupakan format file, tetapi hanya sebuah codec ( seperti Divx, WMV dan Xvid ) yang dikembangkan oleh 3ivx Technologies (www.3ivx.com ). Teknologi intinya dioptimasi untuk arsitektur prosesor yang beraneka ragam, termasuk platform yang menyertainya. 3ivx memungkinkan untuk pembuatan stream data MPEG-4 dan MP4 dan dapat juga digunakan untuk membuat steam audio AAC. Dengan menggunakan 3ivx dapat menyimpan lebih dari dua jam film sekualitas DVD kedalam CD tunggal, atau men-stream kualitas video sekualitas DVD melalui modem kabel atau modem DSL. Untuk membuka file 3ivx, dibutuhkan plug-in untuk Quicktime, untuk video for windows dan untuk Directshow atau 3ivx Decoder.

5.  VOB (Video Object) 

     VOB adalah sebuah format kontainer di DVD-Video media. VOB dapat berisi video, audio, subtitle dan menu isi multiplexing bersama-sama ke dalam bentuk sungai. VOB didasarkan pada aliran program MPEG format, tetapi dengan keterbatasan dan spesifikasi tambahan di sungai swasta. Program MPEG sungai yang memiliki ketentuan-ketentuan non-data standar (seperti yang digunakan dalam file VOB) dalam bentuk jadi swasta yang disebut stream. File VOB yang sangat ketat bagian dari program MPEG standar sungai. Sementara semua file VOB program MPEG stream, tidak semua aliran program MPEG sesuai dengan definisi untuk sebuah file VOB.

6. MPEG 

      MPEG adalah format kompresi yang distandarisasi oleh Moving Picture Experts Group (MPEG), yang terbentuk oleh 350 perusahaan dan organisasi. Standard-standard tersebut adalah :
  • MPEG 1 adalah standard pertama untuk kompresi audio dan video. merupakan standard encode VideoCD dengan resolusi maksimal hanya 352 x 288 pixel, bit-rate tidak dapat dirubah dan kualitas gambar yang kurang baik.Ini juga termasuk format audio MP3.
  • MPEG 2 adalah seri standard transport , audio dan video untuk kualitas siaran televisi.
  • MPEG 3 dikembangkan untuk high-definiton television (HDTV), tetapi kemudian ditinggalkan karena dianggap MPEG 2 memadai.
  • MPEG 4 merupakan pengembangan MPEG 1 mendukung Digital Rights Management (DRM) dan bit-rate encoding rendah, serta menggunakan codec video yang disebut H.264 yang dipandang lebih effisien.
  • MPEG 7 adalah sistem formal untuk mendeskripsikan kandungan multimedia.
  • MPEG 21 merupakan standard masa depan untuk multimedia.
    Codec MPEG menggunakan lossy compression pada data audio video. Bagian motion video pada standard MPEG-1 didapat dari standard Joint Picture Experts Group (JPEG) untuk lossy compression gambar diam ( foto ) MPEG-1 digunakan pada format VideoCD. Kualitas output dan bit-rate lebih kecil daripada VCR. MPEG-2 sama dengan MPEG-1, tetapi juga menyediakan dukungan untuk interlaced video ( seperti pada siaran TV ) dan juga mendukung Transport Stream yang dibuat untuk mentranfer video dan audio digital pada media dan digunakan untuk broadcasting. Standard MPEG-2 saat ini telah ditingkat menjadi standard terbaru untuk transmisi HDTV. Saat ini digunakan untuk SVCD, DVD dengan tingkat bit yang dapat diubah dan memiliki kualitas gambar yang luar biasa. DV Video merupakan subformat khusus dari MPEG-2 dengan tingkat bit yang tetap. Format ini sangat cocok digunakan untuk video editing.
MPEG-4 berbasis MPEG-1 dan MPEG-2, tetapi ada tambahan fitur seperti dukungan VRML untuk rendering 3D, files komposit berorientasi objek (termasuk audio, video dan virtual reality modelling), dukungan untuk DRM dan berbagai macam interaktivitas . Kontainer untuk kandungan MPEG-4 adalah MP4.

7.  MP4

      Moving Picture Expert Group-4 disingkat MP4 adalah format multimedia yang memungkinkan menyimpan file audio digital dan digital video dan bahkan file data seperti data text (subtitles) atau gambar tidak bergerak. Format MP4 format yang lebih baik dibandingkan format 3GP karena bisa untuk resolusi video yang lebih tinggi.

8.  SWF 

    SWF (awalnya berdiri untuk "Format Web Kecil" kemudian berubah menjadi "Shockwave Flash" oleh Macromedia, kemudian kembali berubah kembali ke Small Web Format ketika perusahaan memilih untuk memiliki frase "Shockwave" hanya merujuk kepada Direktur, diucapkan swiff atau "swoof" adalah sebagian terbuka repositori untuk multimedia dan terutama untuk vector graphics, berasal dari FutureWave Software dan telah datang di bawah kendali Adobe. Dimaksudkan untuk menjadi cukup kecil untuk dipublikasikan di web, SWF file dapat berisi animasi atau applet dari berbagai tingkat interaktivitas dan fungsi.
SWF saat ini berfungsi sebagai format yang dominan untuk menampilkan "animasi" vektor grafik di web, jauh melebihi penggunaan W3C standar terbuka SVG, yang telah bertemu dengan masalah-masalah di atas implementasi bersaing. Mungkin juga digunakan untuk program-program, biasanya permainan, menggunakan Actionscript.

9. Divx  

     Divx adalah codec, bukan format file. Edisi Divx pertama (3.11 dan sebelumnya) merupakan versi hack dari codecvideo MPEG4 buatan Microsoft. Jeroma Rota pengembang Divx, mendirikan Divx Networks dan membuat Divx 4, versi terbaru dari codec untuk menghindari masalah hak cipta dengan Microsoft. Divx pada saat pembuatan versi 5.2.1 adalah merupakan codec MPEG-4 layer 2. Dikenal dengan tingkat kompresi yang tinggi, sehingga sangat memungkin menggunakan codectersebut untuk menggandakan film DVD. Satu film DVD umumnya berukuran 5 GB sampai 6 GB, dan Divx mampu mengkompresi hingga menjadi 700 MB, dengan penurunan kualitas yang sangat minim. Dengan demikian film tersebut dapat tertampung dalam sekeping CD. Sejumlah peranti ripping DVD menggunakan codecDivx. Untuk memutar file Divx, dibutuhkan plug-in Divx untuk player software. Versi Divx gratisan termasuk playernya tersedia di www.divx.com dan ini termasuk juga plug-in untuk video editing software.

10. WMV ( Windows Media Video ) 

     WMV adalah bagian dari sistem Windows Media buatan Microsoft. Adalah sebuah codec untuk mengencode film dan mentransform slide show yang berisi format bitmap kedalam video terkompres. WMV sebenarnya adalah versi proprietary dari MPEG-4. Video Stream sering dikombinasikan dengan Audio Stream dalam format WMA, dengan video WMV yang dikemas kedalam kontainer AVI atau ASF.

11. RealVideo dan RealMedia 

    Format ini adalah codec video yang dikembangkan oleh RealNetworks pada tahun 1997. Berbeda dengan codec video lainnya, RealVideo telah dioptimasi untuk streaming video melalui jaringan IP. Menggunakan PNA Protocol atau Real Time Streaming Protocol. Biasanya berpasangan dengan RealAudio yang dikemas dalam RealMedia. RealNetworks juga menyediakan player yang disebut RealPlayer untuk audio dan video.

Sekian dan terimakasih, dimohon saran dan kritiknya:)


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Diposting oleh Irvan Poenja di 22.17 0 komentar Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Standar Format Audio

Disini saya akan menjelaskan sedikit beberapa standar file format audio, karena memang banyak sekali format-format audio yang ada sekarang, baiklah untuk penjelasan format-format audio ini adalah sebagai berikut :

1. Mp3 (MPEG-1 Audio Layer 3)

Format ini yang paling sering kita dengar dan pakai untuk format music, bahkan telah banyak player yang mendukung format ini yang sering disebut "MP3 Player". MP3 adalah format MPEG (Moving Picture Experts Group) Audio layer 3 atau hanya mengambil layer Audionya saja. Format ini sangat populer karena hasil dari kompresi file Audionya sangat memadai dan noise yang dihasilkan sedikit (tidak mengganggu).

Jenis kompresi format ini dibilang sangat baik (meskipun bersifat lossy) sehingga ukuran berkas bisa memungkinkan menjadi lebih kecil. Frekuensinya adalah 44 KHz. Menurut generasi format suara, mp3 ini merupakan salah satu format audio yang baru hadir setelah amr,wav dan midi. MP3 berdasarkan kualitasnya :
o High Quality : Custom Audio Bit Rate = 320kbps
o Normal Quality : Custom Audio Bit Rate = 128 kbps
o Lower Quality : Custom Audio Quality = 64 kbps

2.  WMA (Windows Media Audio)

Format yang dikembangkan oleh Microsoft yang menghasilkan suara yang lebih baik dari format MP3. WMA atau Window Media Audio bisa digunakan untuk audio codec kompresi/dekompresi suara digital) atau audio format.

Pada dasarnya sama dengan MP3 yang menggunakan frekuensi 44 KHz. dengan hasil kompressinya yang baik, ukurannya lebih kecil dibanding mp3. Kualitas suaranya pun sama dengan mp3. Namun maximal hanya 128 Kbps. Berikut wma berdasarkan kualitas :
o High Quality :
•    Custom Audio Sample rate = 44100 b/s
 Custom Audio bit rate = 128 Kbit/s
o Normal Quality :
•    Custom Audio Sample rate = 44100 b/s
•    Custom Audio bit rate = 96 Kbit/s
o Low Quality :
•    Custom Audio Sample rate = 44100 b/s
•    Custom Audio bit rate = 64 Kbit/s


 3. WAV (Waveform Audio Format)
WAV yang merupakan kependekan dari WAVeform audio format yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM menjadi format standar suara de-facto Windows. Awal dari hasil ripping CD direkam menggunakan format ini sebelum dikonversi ke format lain. Namun seiring berjalannya waktu, hal ini dilewatkan karena ukuran file dengan format WAV yang besar. Biasanya format wav adalah format rekaman suara (selain amr dan awb) dari hp ataupun player lain.

4.  AAC

AAC atau Advanced Audio Coding merupakan format standar Motion Picture Expert Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997. Format ini digunakan oleh Apple pada toko musik online mereka, iTunes. AAC sendiri  adalah format yang dikembangan menyusul kesuksesan format MP3. Hasil dari Format AAC lebih baik dari format MP3 terutama pada bitrate rendah karena format ini mempunya bandwith audio yang lebih lebar dibandingkan MP3.

5. Midi

Sesuai dengan kepanjangannya yaitu Musical Instrument Digital Interface, format ini hanya untuk audio intrument atau alat musik saja sehingga tentu saja kurang baik untuk menghasilkan suara analog (mis : suara manusi, suara binatang dll). File yang dihasilkan dari format ini cukup kecil dan baik digunakan untuk ringtone ponsel.

Format ini sangat cocok untuk dimainkan di synthesizer atau peralatan elektronik lainnya. Format ini hanya mengandung suara instrumen/alat musik, sehingga lebih cocok sebagai media untuk menyimpan suara yang menjadi pelengkap di alat musik keyboard atau menjadi ringtone di handphone.

6. AMR

AMR atau Adaptive Multi Rate yaitu jenis audio codec yang sudah terkompresi dan optimal pada kompresi jenis suara yang di ucap. Biasanya suara yang dihasilkan dari format ini kurang begitu baik, karena banyaknya noise yang ikut terbawa dan format ini sering digunakan untuk hasil rekaman dari Handphone atau perangkat audio lainnya.

7. Real Audio


Salah satu format yang biasa ditemukan pada bitrate yang rendah. Format dari RealNetworks ini umumnya digunakan untuk layanan streaming audio. Pada bitrate 128 kbps ke atas Real Audio menggunakan standar AAC MPEG-4.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Diposting oleh Irvan Poenja di 22.13 0 komentar Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Standar Format Image

Disini saya akan menjelaskan beberapa format gambar atau image yang ada sekarang, format imagenya adalah sebagai berikut.

1. JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)

       Format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. Format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Format file ini juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya.

      JPEG adalah metode standar yang digunakan dalam pengkompresian untuk photograpics images. JPEG singkatan dari Join Photographics Expert Group sebuah kelompok yang membikin standar pengkompresian tersebut. JPEG di buat untuk loosy compression images. Umumnya file file yang berformat JPEG mengunakan extensi .jpeg, .jpg, .jpe, .jfif, jif. Selain itu JPEG juga mampu memberikan warna dengan kedalaman 24 Bits atau setara dengan 16 juta warna. JPEG tidak ditujukan dalam urusan file audio.

        Format JPEG (Joint Photographic Expert Group) adalah salah satu alternatif selanjutnya yang dapat kita pakai untuk memperoleh sebuah hasil yang memuaskan. Kelebihan dari format JPEG (baca jey-peg) adalah:
• dukungan warna yang lebih dari 16 juta atau 24 bit, sehingga hasil yang maksimal dari sebuah gambar dapat diperoleh
• fitur kompresi kualitas gambar yang ditawarkan membuat saya dapat memilih besar kecilnya file gambar yang akan dihasilkan nantinya dan
• tersedianya fitur Progressive JPEG, yang mirip seperti interlacing pada GIF.

2. GIF (Graphics Interchange Format)

      Graphics Interchange Format (GIF) merupakan format grafis yang paling sering digunakan untuk keperluan desain website. GIF memiliki kombinasi warna lebih sedikit dibanding JPEG, namun mampu menyimpan grafis dengan latar belakang (background) transparan ataupun dalam bentuk animasi sederhana.
GIF adalah format gambar asli yang dikompres dengan CompuServe. Bitmap jenis ini mendukung 256 warna dan bitmap ini juga sangat polular dalam internet.Format GIF hanya dapat menyimpan gambar dalam 8 bit dan hanya mampu digunakan mode grayscale, bitmap, dan index color. Format ini merupakan format standar Internet atau publikasi elektronik. Selain itu format ini mendukung penggunaan multiple bitmap dalam satu file sehingga dapat menghasilkan gambar animasi dan merekam penggunaan Transparency Masking.

     GIF sering digunakan untuk mewarnai halaman HTML pada tag , spanduk (banner), icon, dan lain-lain.GIF juga baik untuk menampilkan gambar dengan komposisi yang tidak menggunakan terlalu banyak warna, seperti gambar kartun.Sementara itu, GIF tidak cocok digunakan untuk menampilkan foto. GIF menggunakan metode Lossless Compression, untuk membuat ukuran file sekecil mungkin.Lossless Compression adalah kompresi yang tidak mengurangi kualitas pada gambar, namun dapat memperkecil besarnya jumlah file, jadi tidak ada penghilangan data pada saat dilakukan kompresi.

3.  BMP (Bitmap Image)

Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.

4.   TIFF (Tagged Image Format File)

       TIFF (Tagged Image Format File) merupakan format gambar terbaik dengan pengertian bahwa semua data dan informasi (data RGB, data CMYK, dan lainnya) yang berkaitan dengan koreksi atau manipulasi terhadap gambar tersebut tidak hilang. Format TIFF biasa digunakan untuk kebutuhan pencetakan dengan kualitas gambar yang sangat tinggi. Ukuran berkas untuk format ini biasanya sangat besar.

      Format ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format berkas TIFF juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Macintosh, dan Silicom Graphic). Selain itu, format ini mudah digunakan untuk transfer antar program. Hampir semua program yang mampu membaca format berkas bitmap juga mampu membaca format berkas TIFF.

5.  PNG (Portable Network Graphic)

       Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.
Format PNG (Portable Network Graphic), Adapun beberapa kelebihan dari format tersebut adalah:
  1. Punya semua kelebihan GIF, kecuali animasi
  2. Fitur Interlacing 2 dimensi yang terbukti lebih baik jika dibandingkan dengan interlacing milik GIF
  3. Tersedianya 2 format file yaitu PNG8 (256 warna) dan PNG24 yang membuat desainer dapat lebih leluasa memilih kualitas gambar dan
  4. Teknik kompresi lossless yang digunakan akan menghasilkan ukuran file yang kecil dengan tidak mengalami penurunan kualitas gambar, bandingkan dengan JPEG yang menggunakan teknik kompresi lossy yang dipastikan akan membuat kualitas gambar menurun. 
6. EPS (Encapsuled Postcript)

     Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.

7. PSD (Photoshop Document)

    Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.

8.PCX

     Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.

9.  SCT (Scitex Continous Tone)

    Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.

10. PXR (Pixar)

    Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.

11. PDF (Portable Document Format)

     Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.

Sedikit informasi, format yang direkomendasikan oleh para desainer profesional adalah:
  • PSD = untuk dokumen yang masih ingin diedit kembali
  •  EPS = untuk dokumen yang sudah final untuk persiapan cetak
  • JPG = untuk cetak dengan kompresi di atas 8 bit dan untuk foto dalam web dengan kompresi di bawah 5.
  • GIF = untuk ilustrasi dan animasi pada halaman web.
  •  TIF = untuk cetak, pertukaran dokumen antar platform serta sequence animasi.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Diposting oleh Irvan Poenja di 22.06 0 komentar Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Aspek Bisnis Movie & Video on Demand System on Website

        Dalam postingan kali ini, saya akan menjelaskan mengenai Aspek Bisnis Movie & Video on Demand System on Website, baik berikut penjelasannya. VOD mulai di komersialkan pertama kali muncul yaitu di Hong Kong pada tahun 1990an . Tapi perkembanganya tidak besar . karena saat itu Video CD jauh lebih murah, sehingga perkembangannya di Hokong berhenti. Melihat ke belakang, konsep VOD sendiri sudah sejak lama di kembangkan. Memang sudah ada dulu perusahaan tv cable yang menawarkan pilihan bagi para pelangganya. Konsep seperti ini membawa pengertian baru bahwa konsumen bisa mendapatkan apa yang disebut The Entertainment-Information Merger. Yaitu penyatuan antara hiburan dan informasi menjadi satu paket.

      Dan  ketika perusahaan Kingston dari inggris mulai mengenalkan VOD untuk pertama kalinya. Maka selanjutnya, VOD mulai berkembang pesat di daerah Eropa . Hingga tahun 2006, berdasarkan catatan European Audiovisual Observatory,  sudah tercatat ada 142 perusahaan yang menawarkan VOD berbayar yang beroperasi di wilayah seluru Eropa. Untuk Amerika sendiri, VOD pertamakali di kembangkan oleh  Hawaii dari Oceanic Cable pada Januari 2000. tanpa butuh  waktu lama, sekarang seluruh  Negara bagian di Amerika sudah bisa menikmati VOD.

     VOD saat ini sudah sangat berkembang pesat. Berbagai perusahaan dari seluruh penjuru dunia sudah mulai menerapkan VOD, karena cukup menguntungkan, dan memang konsep nya hampir sama semua, yaitu menawarkan video-video seperti film, klik music, atau serial, sport dll yang bisa di tonton dan di download . Bisa jaga berupa rent ataupun purchase. Semuanya tergantung pilihan pelanggan. Begitu pula dengan isinya, VOD semakin variatif.

      Dari segi harga juga ada perkembangan yang cukup signifikan. Harga yang murah atau mudah dijangkau dan bahkan gratis sudah bisa didapat pelanggan. Terutama dari sebuah stasiun televisi yang sedang mempunyai promo-promo. Unuk di Indonesia sendiri bisnis ini belum terlalu berkembang pesat, mungkin yang bisa menikmati, hanya yang tinggal di kota-kota besar. Walaupu tidak semua kota di Indonesia bisa menikmati VOD, tapi dengan itu peluang terbuka lebar, hanya perlu promosi dan sosialisasi yang menarik mungkin kita bisa mengembangkanya.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Diposting oleh Irvan Poenja di 22.02 0 komentar Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Konsep Movie & Video on Demand System On Website

        Video-on-demand ( VOD) merupakan sebuah system yang menawarkan sebuah televisi   interaktif yang memfasilitasi sesorang untuk mengontrol atau memilih sendiri sebuah  program video atau film yang ingin ditonton. Fungsi VOD sendiri di ibaratkan  sebuah rental kaset CD/DVD , di mana pelanggan dapat memilih sendiri sebuah program atau sebuah judul film yang ingin disaksikan. Pilihan program bisa berupa  judul film, serial TV, acara realiti, video streaming, dan program lainnya. tidak hanya menonton, seseorang pun dapat menyimpan serta mendownload program yang dia mau. Untuk menontonnya kita dapat menggunakan set-top box dari video yang sudah diunduh, atau menggunakan komputer, ponsel, dan alat-alat komunikasi elektronik lainnya yang berkemampuan mengakses konten audio dan visual. Sebagian VOD memberikan pelayanan dengan sistem berbayar per tayangan atau pay-per-view.

      Melalui konsep ini pemakai mempunyai kebebasan penuh untuk memilih apa yang ingin disaksikan. Semuanya disajikan secara interaktif dan menggunakan tombol serta perintah yang sederhana. Seperti  pause, rewind, fast forward, atau apapun yang kita inginkan. Melalui VOD kita bisa juga menyimpan apa yang kita lihat. VOD  juga menjanjikan kepuasan yang sifatnya lebih personal.

   Jadi, VOD adalah sebuah konsep di mana sistem pertelevisian yang sudah  sangat interaktif dengan fasilitas pemilihan content dari sebuah acara televisi,  bisa berupa film, serial, potongan berita, atau apapun yang kita inginkan. Semua tinggal sebut, pesan, dan bayar. Maka kita pun bisa menikmati apa yang kita inginkan.

     Apakah konsep VOD ini akan berkembang pesat? Jelas. Konsep yang ditawarkan VOD mengenai kebebasan, benar-benar merupakan sebuah nilai positif yang diinginkan setiap orang. Terutama yang selama ini merasa bosan dengan apa yang biasa ia tonton. Dengan sistem ini, ia akan kehilangan kebosanan, karena dapat  melihat apa yang ingin ia lihat.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Diposting oleh Irvan Poenja di 21.58 0 komentar Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Blogger Karawang

Blogger Karawang

Helikopter

Helikopter Irvan

Blog Archive

  • ▼  2012 (16)
    • ►  Mei (3)
    • ▼  April (8)
      • Teknologi TV Digital yang Sudah Diimplementasikan ...
      • Perkembangan Movie & Video in Demand di Indonesia ...
      • Kelebihan dari Konsep Movie & Video on Demand Syst...
      • Standar Format Video
      • Standar Format Audio
      • Standar Format Image
      • Aspek Bisnis Movie & Video on Demand System on Web...
      • Konsep Movie & Video on Demand System On Website
    • ►  Maret (5)

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Irvan Poenja
"My Life My Style"
Lihat profil lengkapku
 
Copyright (c) 2010 Tugas Mata Kuliah Multi Media. Template Copy by Blogger Templates | Irvan Pratama