skip to main | skip to sidebar

Tugas Mata Kuliah Multi Media

Pages

  • Beranda

Kamis, 08 Maret 2012

Software Pengolah Multimedia Open Source

1. Audacity
    Software Audacity merupakan software yang bisa kita gunakan untuk melakukan editing suara. Software Audacity mempunyai fungsi yang mirip dengan software Adobe Audition. Perbedaannya kalo adobe Audition adalah merupakan software berbayar, kalo Software Audacity merupakan software open source. Audacity merupakan aplikasi untuk mengedit suara terbaik didunia open source. Aplikasi ini mudah digunakan, serta dapat digunakan untuk editor audio untuk Windows, Mac OS X, GNU / Linux dan sistem operasi lain.
 2. Blender
     Blender merupakan Software untuk membuat gambar 3D atau animasi yang cukup bagus dan fitur yang baik. Blender termasuk software yang berlisensi GNU (free), yang menawarkan beberapa fitur yaitu, rigging, pemodelan, rendering, animasi, shading, pencitraan unwrapping UV, dan compositing dan banyak lagi. Untuk sitem operasi, bisa digunakan di OS berbasis Windows dan Linux.

3.  Avidemux
    Avidemux adalah editor video yang dirancang untuk cutting, filtering dan encoding sebuah video. Yang mendukung banyak jenis file, termasuk AVI, MPEG file DVD yang kompatibel, MP4 dan ASF, dan menggunakan berbagai codec. Pekerjaan dapat diotomatisasi dengan menggunakan proyek, antrian pekerjaan dan juga kemampuan scripting yang kuat. Avidemux bisa kita gunakan untuk Linux, BSD, Mac OS X dan Microsoft Windows di bawah lisensi GNU GPL.

4. AIMP2
  AIMP adalah audio player  dibuat oleh Artem Izmaylov yang berkewarganegaraan Rusia. Maka sebenarnya nama dari audio player ini, AIMP, merupakan kepanjangan dari Artem Izmaylov Media Player. Sejarah singkatnya AIMP awalnya adalah proyek pribadi Artem dengan nama AIMP MMC Pro, lalu setelah beberapa lama proyeknya tiba-tiba berhenti, dan pada 8 Agustus 2006, Artem kembali meneruskannya dan berganti nama menjadi AIMP Classic. Dan tepat setahun yang lalu (8 Agustus 2006) menjadi AIMP/ AIMP2 dengan update besar pada bagian tampilan, dan engine yang ditulis ulang. Sampai sekarang player ini tetap aktif dikembangkan dan diupdate secara rutin untuk terus ditingkatkan fitur-fitur dan kemampuannya oleh tim pengembang AIMP. 

5. GIMP
   Anda tahu software photoshop? Bagi para anda yang sudah berkecimpung di dunia fotografi pastinya sudah sangat familiar. Software keluaran adobe tersebut memang sangatlah powerfull. Tetapi harganya juga bisa dengan cepat menguras kantong anda. Nah, bagaimana jika ada software sejenis tetapi gratis ? Pinginkah mencobanya? Ya ternyata ada software alternatif buat pada pecinta dunia fotografi, dan untungnya lagi, software tersebut berjalan di bawah sistem operasi Linux yang open source (meskipun sudah disediakan yang under windows maupun macintos), jadi benar-benar bisa digunakan gratis semuanya. Nama software tersebut adalah GIMP, yang sampai sekarang sudah mencapai versi 2.7
 6. Cdrtools
    Cdrtools merupakan software Opensource untuk merekam dan juga memburning (membakar) CD/DVD seperti software Nero Burning ROM, cara kerjanya menggunakan perintah-perintah tertentu,  tentunya software ini bisa dijalankan di sistem operasi Linux dan Unix saja. Cdrtools yang terbaru juga sudah bisa merekam dan membuat BluRay.


7. Exact Audio Copy
   Exact Audio Copy merupakan software konversi audio dari CD  ke MP3, MP4/M4A, WMA, Ogg Vorbis, FLAC, AAC, WAV dan format Bonk. Ini juga dioptimalkan untuk sistem multi-core untuk kinerja cepat. untuk software ini berjalan di sistem operasi Windows saja. 


8. Inkscape 
  Inkscape merupakan software Opensource yang termasuk aplikasi Vektor Editor Grafis dengan kemampuan sama seperti dengan Illustrator, CorelDraw, atau Xara X, dengan menggunakan format file Scalable Vector Graphics standar W3C (SVG). 
  Seperti Illustrator dan CorelDraw, program Inkscape ini menawarkan fitur canggih seperti spidol, klon, alpha blending, dll untuk desainer grafis. Dengan tampilan  yang mudah untuk dipelajari dan menawarkan  kontrol dan kemampuan yang sama seperti yang kita temukan dalam perangkat lunak desain grafis yang sangat mahal. 


9. VLC Media Player
   VLC media player adalah salah satu software opensource yang cukup banyak penggunanya, VLC bisa memutar audio dan video dengan kualitas yang cukup baik. VLC Media Player adalah program multimedia player yang sangat portabel. Singkatnya, program ini bisa dipakai untuk memutar berkas multimedia, baik yang ada di komputer, keping CD atau DVD, hingga untuk streaming di internet.
    Kelebihan yang paling utama adalah kelengkapan codec yang ada, hampir semua file audio dan video bisa di putar di media player ini. 


10. Media Player Classic Home Cinema
     Media Player Classic Home Cinema berawal dari proyek "Media Player Classic" yang kini sudah berhenti, dan kini menjadi Media Player Classic Home Cinema merupakan software media player yang cukup banyak penggunanya, yang mana dapat memutar audio dan video dengan format yang sangat banyak dan mudah digunakan. Software ini hanya berjalan di sistem operasi Windows. 


11.  Xine
     Xine merupakan software Media player sama seperti yang lainya,Xine sendiri merupakan software yang berlisensi GPL, yang bisa digunakan di OS Linux dan OS X. Kelebihan Xine sendiri selain User-friendly juga skinnable.

12. MediaPortal
     MediaPortal merupakan software media player, selain bisa memutar audio dan video MediaPortal juga bisa memungkinkan kita menonton dan merekam TV seperti DVR, dari setiap TV atau PC pada jaringan rumah kita. Ini membantu mengubah PC standar  menjadi sebuah Home Theater PC (HTPC).


13. XBMC Media Center
     XBMC merupakan software opensource (GPL) yang berjalan di Windows, Linux, OS X. XBMC dapat memutar  hampir semua audio dan video dengan format yang popular, Ia dirancang untuk pemutaran jaringan, sehingga kita dapat melakukan streaming multimedia dari mana saja di rumah atau langsung dari internet dengan menggunakan hampir semua protokol yang tersedia. XBMC dapat memutar CD dan DVD langsung dari file disk atau gambar, hampir semua format arsip populer dari hard drive kita, dan bahkan file di dalam ZIP dan RAR arsip. Bahkan akan memindai semua media  secara otomatis membuat perpustakaan pribadi lengkap dengan penutup kotak, deskripsi, dan fanart. Ada playlist dan slideshow fungsi, fitur ramalan cuaca dan visualisasi audio yang banyak. Setelah diinstal, komputer kita akan menjadi jukebox multimedia yang berfungsi penuh.

14. DataCrow
     Aplikasi ini memungkinkan kita membuat sebuah katalog tunggal yang mengatur semua musik online dan offline, video, buku, foto, dan koleksi lainnya di satu tempat. Ini terhubungkan ke layanan Web untuk mengambil informasi tentang buku-buku, film, dan musik, dan memiliki fitur pinjaman yang membuatnya mudah untuk melacak yang meminjam barang-barang kita. Software ini termasuk software Multimedia.

15. Cinelerra
    Cinelerra merupakan sebuah software video editing, yan bisa digunakan untuk sistem operasi Linux. Cinelerra sendiri cukup baik dalam hal kualitas video capture, dan composite, dan editing sebuah video.  

16. Mixere
   Mixere adalah salah satu aplikasi Opensource yang berlisensi GPL, yaitu sebuah aplikasi untuk menggabunggkan file audio atau disebut juga Audio Mixing/DJ Tools yang berjalan di sistem operasi Windows, meski bukan software yang handal tapi mempunyai kinerja yang cukup untuk membuat live performance dengan cukup mudah. Mixere juga  mendukung file format WAV, AIFF, MP3, Ogg Vorbis, Flac, dan file Mod audio. 


17. Exact Audio Copy
    Exact Audio Copy merupakan software konversi audio dari CD  ke MP3, MP4/M4A, WMA, Ogg Vorbis, FLAC, AAC, WAV dan format Bonk. Ini juga dioptimalkan untuk sistem multi-core untuk kinerja cepat. untuk software ini berjalan di sistem operasi Windows saja.

18. Pain.Net
     Pain.Net pada mulanya hanya sebagai penyaing Microsoft paint, tapi perkembanganya melebihi dari Paint milik Microsoft, malah hampir sama seperti Photoshop dalam hal kegunaanya. Software ini cocok untuk mengedit foto untuk home user, yang dimana cukup mudah di pahami dengan tool yang cukup banyak. Pain.Net sendiri berjalan di sistem operasi Windows saja, dan juga software ini Opensource


19. MPlayer
    Mplayer merpakan software Opensource pemutar jenis audio video yang cukup lengkap,Mplayer ini berjalan di OS Linux.

20. SongBird
     Songbird merupakan software pemutar audio yang mempunyai tampilan alternatif seperti iTunes, Songbird sendiri mempunyai interface yang sangat menarik, baik audio atau video playbacknya. Di Songbird juga mempunyai fitur mencari atau membeli tiket konser yang kita inginkan, fitur ini cukup mempermudah seseorang yang ingin menonton konser-konser. Songbird bisa kita gunakan di sistem operasi Windows, Linux, OS X, dan juga bisa kita install di OS Mobile seperti di Android OS.


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer
Diposting oleh Irvan Poenja di 16.13 Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Blogger Karawang

Blogger Karawang

Helikopter

Helikopter Irvan

Blog Archive

  • ▼  2012 (16)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (8)
    • ▼  Maret (5)
      • Membuat Animasi Tulisan 3D
      • Membuat Animasi Manusia Korek
      • Software Pengolah Multimedia Open Source
      • 50 Software Pengolah Multimedia
      • Topik 6 : Movie & Video on Demand System on Web

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Irvan Poenja
"My Life My Style"
Lihat profil lengkapku
 
Copyright (c) 2010 Tugas Mata Kuliah Multi Media. Template Copy by Blogger Templates | Irvan Pratama