Layanan video on demand (VoD) pada IPTV merupakan
salah satu layanan berbayar. Layanan ini hanya dapat dinikmati oleh user
tertentu yang memiliki hak akses. Untuk itu, diperlukan suatu sistem
keamanan konten yang mampu melindungi layanan VoD dari user yang tidak
berhak.
Pada tugas akhir ini dibuat suatu sistem keamanan video on demand (VoD)
yang mengimplementasikan Video Encryption Algorithm (VEA). Metode ini
membaca frame-frame pada suatu video, kemudian dari masing-masing frame
tersebut dibaca dalam bit-bit, dan dilakukan operasi XOR dengan byte
kunci tertentu. Setelah itu, VEA dituliskan pada file video on demand
(VoD). Untuk menguji sistem ini, video on demand diakses oleh user yang
memiliki hak akses maupun tidak, kemudian dibandingkan video hasil
enkripsi dan video yang tidak dienkripsi. Untuk video yang tidak
dienkripsi, panjang kunci pada VEA diubah-ubah menjadi 2, 5, 10, 25, dan
50 byte.
Dengan sistem ini, user yang memiliki hak akses dihasilkan delay
rata-rata 1.14 detik, sedangkan pada user yang tidak memiliki hak akses,
delay rata-rata video dengan panjang kunci 2 byte adalah 1.49 detik, 5
byte adalah 1.13 detik, 10 byte adalah 1.19 detik, 25 byte adalah 1.21
detik, dan 50 byte adalah 1.33 detik, sehingga hasil pengujian tersebut
dapat diketahui bahwa video yang terenkripsi dengan perubahan panjang
kunci tidak berpengaruh terhadap delay tetapi berpengaruh terhadap
kualitas video. Kunci yang digunakan untuk mengenkripsi, tidak dapat
dilihat oleh pihak yang tidak berhak. Jadi, kunci yang dapat dilihat
adalah kunci hasil enkripsi dengan MD5.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer


0 komentar:
Posting Komentar